Bekerja dengan Kami
Membuat Iklan DOOH yang Bagus?
13 June 2019

Berdasarkan laporan dari SJ Insight pada tahun 2014, orang-orang menonton sekitar 5.000 iklan dalam sehari, dan dari jumlah tersebut, hanya sekitar 153 yang benar-benar diperhatikan (Lister, 2019). Persaingan yang ketat untuk menarik perhatian penonton menuntut suatu merek untuk membuat konten yang kreatif serta efektif untuk iklan mereka. Pada artikel ini, kami telah mengumpulkan beberapa poin yang akan membantu Anda untuk membuat iklan DOOH dalam ruangan yang bagus untuk mengesankan penonton.

Poin pertama adalah judul/slogan yang menarik. Orang-orang keluar masuk gedung dengan tergesa-gesa; mereka hampir tidak punya cukup waktu untuk membaca setiap iklan yang sedang dipromosikan. Bahkan, sebuah penelitian menyatakan bahwa rentang perhatian rata-rata yang dimiliki manusia pada 2015 hanya sekitar 8,25 detik (“The Human,” 2018). Untuk menarik perhatian mereka dalam detik-detik terbatas tersebut, merek harus membuat judul yang berdampak besar. Jenis judul terbaik biasanya terdiri dari tiga hingga lima kata dan terdapat kata kunci yang spesifik untuk menggambarkan merek (Lovering, t.t.). Contohnya dapat ditemukan di Zalora dengan slogan populernya: Selalu Tampil Baru Hanya di Zalora.

Poin lainnya adalah penggunaan kreatif konten. Teks panjang yang dikemas dalam iklan dapat membuat penonton merasa bosan dan kewalahan. Mereka tidak punya waktu untuk membacanya. Untuk menyiasatinya, Anda dapat memberikan visual yang tepat yang menyampaikan narasi produk dan menjelaskan merek Anda kepada mereka. Gambar tersebut harus terkait dengan merek, namun menarik bagi penonton pada saat yang sama. Gunakan gambar produk yang berwarna, proses pembuatannya, atau waktu ketika pelanggan membeli produk tersebut. Cara lain untuk membuat produk Anda lebih menonjol adalah penyisipan jingle. "Nada sederhana yang menggunakan kata-kata sederhana menjamin bahwa konsumen akan mengingat iklan, kadang-kadang selama bertahun-tahun” (Wile, t.t.). Apapun itu, menambahkan visual atau auditori akan membuat iklan Anda lebih menonjol.

Berikutnya adalah konten yang relevan. Tentu, merek Anda penting, tetapi menjelaskan alasan mengapa penonton harus memilih produk Anda adalah hal yang terpenting. Bagaimanapun, itu merupakan salah satu faktor penentu bagi pelanggan untuk membeli atau meninggalkan produk tersebut. Di sinilah keunggulan unik Anda berguna. Mari kita ambil Bobobox sebagai contoh. Sebagai salah satu hotel kapsul pertama di Indonesia, mereka menawarkan pengalaman tidur yang unik di ruang kemas yang berteknologi tinggi. Target mereka adalah pelancong muda dan milenial. Dengan memasukkan informasi tersebut dalam iklan mereka, mereka memberikan manfaat bagi pelanggan dan keuntungan unik dari merek sekaligus.

Poin terakhir adalah ajakan untuk bertindak. Iklan yang bagus tidak hanya menawarkan produk, mereka juga harus mendorong penonton untuk mengambil tindakan. Menggunakan kode QR atau kode voucher adalah satu langkah yang baik untuk memicu perilaku konsumen. Kode QR mudah digunakan, efisien, dan terlihat. Anda dapat menggunakannya untuk berbagi informasi, memberikan diskon, mengunduh aplikasi, atau mengikuti profil di media sosial (Ratna, 2019). Ajakan bertindak yang efektif lainnya adalah memberi tahu mereka dimana mereka dapat menemukan toko terdekat untuk mendapatkan barang yang ditawarkan, membujuk mereka untuk mengirim email kepada Anda, atau mengunjungi alamat situs web. Dengan demikian, penting juga untuk memasukkan informasi kontak lengkap pada iklan, terlebih apabila pelanggan ingin mengetahui merek Anda lebih lanjut dan lebih menyeluruh.

 

Berdasarkan pertimbangan poin-poin diatas, ada banyak poin yang dapat Anda tambahkan untuk membuat iklan DOOH dalam ruangan yang baik. Kuncinya adalah menjadi kreatif dan memiliki pola pikir “tidak biasa” karena iklan adalah alat yang ampuh untuk meningkatkan kesadaran merek dan membuat koneksi dengan pelanggan Anda.

 

 

 

Referensi:

Lister, M. (4 Februari 2019). 23 Creative Advertising Ideas That Actually Work. Diperoleh dari https://www.wordstream.com/blog/ws/2016/12/20/creative-advertising-ideas

Lovering, C. (t.t.). List of Things to Put on an Advertisement. Diperoleh dari https://smallbusiness.chron.com/list-things-put-advertisement-34652.html

Ratna, S. (17 Januari 2019). QR Code Use Cases for Proximity Marketing in 2019. Diperoleh dari https://blog.beaconstac.com/2019/01/qr-code-use-cases-for-proximity-marketing-in-2019/

The Human Attention Span [Infographic]. (10 September 2018). Diperoleh dari https://www.digitalinformationworld.com/2018/09/the-human-attention-span-infographic.html

Wile, E. (t.t.). Reasons for Jingles in Advertising. Diperoleh dari https://smallbusiness.chron.com/reasons-jingles-advertising-12786.html

BERITA & PEMBARUAN LAINNYA